MATERI TANDA KECAKAPAN KHUSUS (TKK)

MATERI TANDA KECAKAPAN KHUSUS (TKK)
Dalam kepramukaan, tanda kecakapan khusus ( TKK)adalah: tanda yang diberikan kapada peserta didik sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan seseorang peserta didik dalam suatu bidang tertentu, tkk bersifat optional bagi peserta didik sebagai seorang peserta didik dapat memiliki tkk yang jumlahnya saat ini mencapai puluhan dab kemungkinan akan ditambah seiiring dengan kemajuan teknologi.
Untuk memperoleh suatu tkk,seorang pramuka harus mampu menyelesaikan syarat- syarat kecakapan khusus dalam bidang tersebut.
*. PEMASANGAN TKK
TKK dipasang dilengan sebelah kanan baju seragam dengan 2 pilhan pemansangan yaitu:
1).melintang 2 jari dibawah lambang kwartir daerah / diatas jahitan bawah lengan
2).melingkar lambang kwartir daerah dengan komposisi 2 buah disebelah kanan lambang kwartir daerah .2 buah disebelah kiri lambang kwartir daerah ,dan 1 buah dibawah lambang kwartit daerah.
jumlah TKK yang dapat digunakan dibaju seragam paling banyak adalah 5 bauh jika memiliki
TKK lebih dari 5 buah.maka seorang pramuka harus mengenakan selempang .selempang (tatampan ).secara umum hanya dikenakan saat upacara resmi .pelantikan dan momen paling lainnya .pada kegiatan ” biasa / pada saat latihan rutin biasa selempang tidak perlu digunakan .selempang dipasang mengarah dari kanan ke kiri bawah .

  • .PEMBAGIAN TKK
    tanda kecakapan khusus disemua tingkatan peserta didik (penggalang .penegak.dan pandega ).kecuali siaga.dibagi dalam 5 golongan bidang kecakapan dan memiliki 3 tjngkatan
  • TINGKATAN TKK
    Dalam gerakan pramuka dibagi menjadi 3 untul mencapai tingkatan selanjutnya seorang pramuka harus memenuhi syarat yang ditentukan dalam syarat kecakapan khusus ( tkk).setiap tingkatan yang lebih tinggi akan berbeda persyaratan dengan skk yang memiliki lebih rendah walaupun untuk tkk yang sama
    Dari kiri kekanan,contoh tkk pramuka penegak tkk tingkat purwa.tkk pengamat
  • tingkat madya dan tkk ppk tingkat utama.tkk memiliki 3 tingkatan trsebut adalah
    *.purwa = merupakan tingkatan terendah dalam tkk.bentuk .lingkaran
    *.madya = merupakan tingkatan tkk tingkat menengah berbentuk persegi
  • utama .merupakan tingkatan tertinggi tkk.berbentuk segi lima yang membedakan tkk antar golongan peserta didik ialah wama tepian tkk yang berbeda.
  • tingkatan pramuka siaga berwarna hijau dan memiliki berbntuk segitiga
  • tingkatan pramuka penggolong berwarna merah
  • tingkatan pramuka penegak dan pandega berwarna hijau ,kuning dan berbentuk lingkaran
    Beberapa tkk juga menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi seorang peserta yang akan melanjutkan ke tungkatan pramuka garuda sbagai tingkatan tinggi dalam golongan
  • GOLONGAN BIDANG TKK
    Adalah golongan tkk tersebut ditandai dengan warna dasar tkk yang berbeda dan digolongan menjadi .
    A).tkk bidang kesehatan dan kategorikan dengan warna dasar putih meliputi :
    1).TKK gerak jalan
    2). TKK pengamat
    3).TKK Penyelidikan
    4).TKK perenang
    5). TKK juru layar
    6).TKK juru selam
    7).TKK pendayung
    8). TKK skil air
    9). TKK pencak silat
    B).TKK posyandu / TKK keluarga berencana
    C).TKK bidang agama .mental .moral .spiritual.pembentukan pribadi.dan watak dengan warna dasar kuning meliputi :
    1). TKK sholat
    2). TKK khotib
    3). TKK qori
    4). TKK muadzin
    5). TKK penabung
    6). TKK doa
    7).TKK gereja
    8). TKK pelayanan
    9). TKK saksi kritus
    10).TKK terang alkitab
    11).TKK suluh gereja
    12). TKK bhakti
    13) TKK dharmaphola
    14).TKK wicaksana
    15). TKK dan dunja
    16).TKK bhakti
    17).TKK pendiakal kb
    18).dan lain” nya
    D). TKK bidang keterampilan tehnik penmbagunan dengan dasar warna hijau.meliputi :
    1 ). TKK penjilid buku
    2). TKK juru potret
    3).TKK juru kulit
    4) TKK juru logam
    5).TKK penenun
    6) TKK penangkap ikan
    7). TKK juru kebun
    8). TKK peternak ulat sutra
    9).TKK peternak lebah
    10(.TKK peternak kelinci
    11). TKK filateli
    12). TKK pengumpul lencana
    13).TKK pengumpul mata uang
    14). TKK pengumpul tanaman kering
    15). TKK pengumpul tanaman hidup
    16). TKK juru masak
    17). TKK pecinta dirgantara
    18). TKK pembuat pesawat model
    19.TKK pengenal cuaca
    20). TKK komunikasi
    21) . TKK penjelajah
    22).. TKK juru peta
    23).TKK juru navigasi laut
    24) . TKK juru isyarat bandara
    25).TKK pelaut
    26). TKK pengembara
    27). TKK petani padi
    28). TKK penanam tanaman hias
    29).TKK petani cabai
    30).TKK juru bumbu
    31).TKK juru ayam
    32).TKK juru kayu
    33).TKK juru batu
    34).TKK peternak itik
    35).TKK peternak ayam
    36).TKK pemelihara ternak
    37).TKK pemelihara merpati
    38). TKK pengumpul benda
    39).TKK pengumpul hewan
    40). TkK juru semboyang
    41).TKK menjahit
    42).TKK pengendara sepeda
    43). TKK konstruksi pesawat udara
    44).TKK juru mesin pesawat udara
    45).jTKK juru navigasi udara
    46).TKK evakuasi mesin
    47).TKK pngenal pesawat udara
    48).TKK juru isyarat elektronik
    49).TKK juru isyarat optika
    50). TKK perencana kapal
    51).TKK perahu mutar
    52). TKK berkemah
    53).TKK petani bawang
    54).TKK tanaman jalar
    55).TKK peternak belut
    56).TKK peternak lele
    57).TKK stastik keluarga berencana
    E).TKK bidang sosial,peri kemanusiaan ,gotong royong,ketertiban masyarakat,perdamaian dunia dan lingkungan hidup dengan warna dasar biru .meliputi :
    1). TKK pemadam kebakaran
    2).TKK pengatur lalu lintas
    3).TKK pengaman lingkungan
    4).TKK penunjuk arah
    5).TKK juru bahasa
    6).TKK juru penerang
    7).TKK korespondensi
    8).TKK pertolongan pertama pada kecelakaan
    9) TKK penyuluh padi
    10).TKK keadaan darurat udara
    11).TKK keadaab darurat laut
    12).TKK pembantu ibu
    13).TKK perawat anak
    14).TKK perawat keluarga
    15).TKK penerima tamu
    16).TKK pendaki gunung
    17).TKK juru ukur
    18).TKK kependudukan
    19) TKK pendataan keluarga berencana
    20).TKK kesejahteraan keluarga
    F).TKK bidang patriotisme dan seni budaya dengab warna dasar merah .meliputi :
    1). TKK dirigen
    2).TKK penyanyi
    3).TKK pulukis
    4).TKK juru gambar
    5).TKK pengarang
    6).TKK pembaca
    7). TKK pengatur rumah
    8).TKK pengatur ruangan
    9).TKK pengatur meja makan _ 《 selesai》_

PENGOLAHAN ORGANISASI

PENGOLAHAN ORGANISASI
A. Manajemen
Proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan.

  1. Merencanakan : langkah awal dalam melaksanakan suatu tugas
  2. Mengorganisasikan : menggolongkan / membagi tugas masing-masing anggota
  3. Memimpin : yang mengorganisir anggota-anggota lainnya
  4. Mengendalikan : semua anggota bisa mengatur dan mengendalikan tugas-tugasnya

Fungsi manajemen : merencanakan/ planning, pengendalian/controling konsep sistem among ( mengayomi/ melindungi).

Didalam sistem among ada 3 yaitu :

  1. Ing ngarso sung tuladha -> didepan menjadi tauladan
  2. Ing madya Mangun karsa -> ditengah membangun kemauan
  3. Tut Wuri Handayani -> dibelakang memberi dorongan

Singkatan Pramuka

P = Praktis, memanfaatkan SDA yang ada
R = Religius, taat beragama
A = Alam terbuka, menyatu dengan alam
M = Mandiri, tidak mudah bergantung dengan orang lain
U = Unggul, menjadi lebih baik dari sebelumnya
K = Kedisiplinan, tertib dalam melaksanakan kegiatan
A = Alfiat (sehat), menjaga daya tahan tubuh

B. Keadministrasian

  • SOP ( standar operasi prosedur) : prosedus minimal yang diterapkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, biasanya dibuat secara tertulis sehingga dapat dijadikan pedoman yang dijalankan secara rutin.
  • Proposal ( urutan kegiatan) : didalam usulan kegiatan setidaknya terkandung 5w+1h -> what, who, when, why, how.
  • Surat : merupakan hal rutin dalam kegiatan dan didalamnya, antara lain :
    Teknik penulisan
    Distribusi
    Pengarsipan
  • LPJ ( laporan penanggung jawaban) : laporan yang berisi hasil-hasil kegiatan
  • Keuangan, aliran kas : dibutuhkan sebagai perkembangan dan kekayaan organisasi.
    Sumber dananya :
    Iuran anggota
    Alokasi dana gudep
    Bantuan
    Sponsor
  • Logistik
    Terdiri dari 2 unsur, yaitu :
    Perbekalan dititik beratkan pada sarana fisik
    Pelayanan dititik beratkan pada penyediaan jasa

LAMBANG, BANTUK, ARTI DAN KIASAN GERAKAN PRAMUKA

  • LAMBANG GERAKAN PRAMUKA.
    Adalah tanda pengenal organisasi pramuka yang bersifat tetap. Lambang ini di ciptakan oleh Soenarjo atmadipura, Seorang pegawai tinggi departemen dan tokoh pramuka. Lambang ini digunakan sejak 14 Agustus 1961 ketika ir.Soekarno menganugrahkan panji gerakan pendidikan ke panduan nasional indonesia kepada organisasi pramuka melalui keputusan Presiden RI No 438 thn 1961.
  • BENTUK .
    Lambang gerakan pramuka berbentuk siluet/bayangan tunas kelapa. Penjabaran tentang lambang ini ditetapkan kuarnes No 06/KL/72 tentang lambang gerakan pramuka.
  • ARTI KIASAN LAMBANG GERAKAN PRAMUKA MENGGANDUNG ARTI KIASAN : A. Buah Kelapa dalam keadaan tumbuh : cikal ini menggandung arti pramuka adalah inti bagi kelangsungan hidup bangsa (tunas penerud bangsa). B. Buah kelapa tahan lama artinya pramuka adalah orang yang jasmani rohani kuat dan ulet. C. Kelapa dapat tumbuh diberbagai jenis tanah artinya pramuka adalah orang yang mampu beradaptasi dalam beradaptasi. D. Kelapa tumbuh menjulang tinggi arti setiap pramuka memiliki cita” tinggi. E. Akar kelapa kuat artinya pramuka berpegang pada dasar-dasar yang kuat. F. Pohon kelapa serba guna artinya pramuka berguna bagi nusa bangsa agama.
  • G. PENGGUNAAN. 1.Lambang gerakan pramuka dapat digunakan pada panji, bendera, papan, nama kwartir, tanda pengenal dan adminitrasi gerakan pramuka.
    1. Penggunaan lambang tersebut dimasukan sebagai alat pendidikan untuk mengigatkan dan mananam kan sifat dan keadaan seperti yang termasuk dalam arti kiasan lambang arti kiasan itu setiap anggota gerakan.
    2. Setiap anggota gerakan pramuka diharapkan mampu mengamalkan dan mempratikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki kepada masyarakat sebab sebagai gerakan muda yang tergabung menjadi kader pembangunan yang berjiwa pancasila.
    3. KIASAN-KIASAN LAMBANG GERAKAN PRAMUKA :
  • Buah nyiur dalam keadaan tumbuh : cikal.
  • Penduduk asli pertama yang merupakan generasi baru makna :
    bahwa setiap pramuka merupakan inti hidup bangsa.
  • Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan bagaimanapun :
    Setiap pramuka kuat sehat jasmani dan rohani.
  • Nyiur dapat tumbuh dimana saja :
    Setiap pramuka dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan dimanapun dia berada dan keadaan apapun juga.
  • Pohon buah nyiur tumbuh lurus keatas :
    setiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi lurus dan benar.

ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA

Secara umum Anggaran dasar gerakan Pramuka ditetapkan oleh permusyawarah nasional gerakan pramuka, dan disahkan dengan keputusan prasiden RI.
Berisi mukadimah dan hal-hal yang mencerminkan aspirasi dan misi seluruh Pramuka Indonesia. Merupakan landasan kerja gerakan pramuka Indonesia.

Anggaran rumah tangga.
Ditetapkan oleh tunas gerakan pramuka dan disahkan kwatir nasional gerakan pramuka.
Petunjuk penyelenggaraan dan pedoman lainya ditetapkan dan disahkan oleh kuatnas gerakan pramuka.

*Maksud dan tujuan
Anggaran dasar
Anggaran RT
*Petunjukan penyelesaian dan pedoman lainya
Tujuan :
Pengangan dan landasan gerak kegiatan untuk mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan gerakan pramuka.

Isi anggaran dasar gerakan pramuka.
Hasil Munas 2012 terdiri dari 12 bab dan 62 pasal.

-.BAB 1
Nama, Status, Tempat, Waktu, Dan hari Pramuka.

-.BAB 2
Asas, Tujuan, Tugas Pokok, Dan Fungsi.

-.BAB 3
Sifat
Pasal 6 : Sifat

-.BAB 4
Berpendidikan pramuka

BAGIAN 1 : Nilai, Prinsip dasar kepramukaan metode kepramukaan, Kode kehormatan Pramuka.
Pasal 7 : Nilai.
Pasal 8 : Prinsip dasar kepramukaan.
Pasal 9 : Metode Kepramukaan.
Pasal 10 : sistem Among.
Pasal 11 : Kiasan Dasar.
Pasal 12 : Kode kehormatan Pramuka.

BAGIAN 2 : Jalur dan jenjang.
Pasal 13 : jalur.
Pasal 14 : jenjang.

BAGIAN 3 : Peserta didik, tenaga pendidik dan kurikullum.
Pasal 15 : Peserta didik .
Pasal 16 : Tenaga pendidik.
Pasal 17 : Kurikullum
Pasal 18 : Satuan pendidikan kepramukaan.
Pasal 19 : Satuan pendidik
Pasal 20 : Gugus depan.
Pasal 21 : Pusat pendidikan dan pelatihan kepramukaan.

BAGIAN 5 : Evaluasi, akreditas san sertifikasi.
Pasal 22 : evaluasi.
Pasal 23 : akreditas.
Pasal 24 : Sertifikasi.

-.BAB 5 : ORGANISASI
BAGIAN 1 : Keanggotakan.
Pasal 25 : Keanggotakan.
Pasal 26 : Pramuka Utama.
BAGIAN 2 : Kelembagaan.
Pasal 27 : Kelembagaan.
Pasal 28 : Satuan Organisasi.
Pasal 29 : Gugus Depan.
Pasal 30 : kwartir.
Pasal 31 : Kepenggurusan Kwartir.
Pasal 32 : Badan kelengkapan.
Pasal 33 : Dewan kehormatan.
Pasal 34 : satuan pengawas internal.
Pasal 35 : Majelis pembimbing.
Pasal 36 : Majelis pembimbing.
Pasal 37 : Organisasi pendukung.
Pasal 38 : Satuan Karya pramuka.
Pasal 39 : Gugus drama pramuka.
Pasal 40 : Satuan komunitas pramuka
Pasal 41 : Pusat penelitian dan pengembangan.
Pasal 42 : Pusat informasi.
Pasal 43 : Badan usaha.
Pasal 44 : Lembaga Pemeriksa keuangan.

-. BAB 6
Pasal 45 : Musyawarah.
Pasal 46 : Hal” luar biasa dan mendesak.

-.BAB 7 : ATRIBUT.
Pasal 47 : Atribut.
Pasal 48 : Lambang.
Pasal 49 : Bendera.
Pasal 50 : panji.
Pasal 51 : Himbe dan Mars.
Pasal 52 : Pakaian seragam.

-.BAB 8 : HAK DAN KEWAJIBAN.
Pasal 53 : Hak peserta didik.
Pasal 54 : Kewajiban peserta didik.
Pasal 55 : Hak orang tua Peserta didik.
Pasal 56 : Kewajiban orang tua peserta didik.
Pasal 57 : Hak masyarakat.

-.BAB 9 : PENDAPATAN DAN KEKAYAAN
Pasal 58 : Pendapatan.
Pasal 59 : kekayaan.

-.BAB 10 : PEMBUBARAN.
-.BAB 11 : ANGGARAN RUMAH TANGGA.
-.BAB 12 : PENUTUB.

Pengertian,Tujuan dan Prinsip Gerakan Pramuka

Pramuka adalah organisasi non formal yang menyelengarakan kepanduan pramuka. Singkatan dari Praja Muda berarti anak muda yang suka berkarya.

*.ANGGOTA PRAMUKA BERDASARKAN TINGKATNYA DIBAGI :

  1. Pramuka Siaga (7-10 Tahun)
  2. Pramuka Penggalang (11-15 Tahun)
  3. Pramuka Penegak (16-20 Tahun)
  4. Pramhka Pandega ( 21-25 Tahun)

*.GERAKAN PRAMUKA BERTUJUAN SEBAGAI BERIKUT :

  1. Memiliki Kepribadian yang beriman, bertakwa mulia, taan hukum, disiplin, menjunjung nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan prinsip jasmani dan rohani.
  2. Menjadi warga negara yang berjiwa pancasila, setia, dan patuh kepada NKRI.
  3. Menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air.

*. GERAKAN PRAMUKA DILANDASI PRINSIP DASAR SEBAGAI BERIKUT :

  1. Iman dan takwa kepada tuhan yang maha esa.
  2. Peduli terhadap bangsa dan tanah air sesama hidup dan alam.
  3. Peduli terhadap dirinya pribadi.
  4. Taat terhadap kode kehormatan pramuka.

*. METODE KEPRAMUKAAN :

  1. Mengamalkan kode kehormatan pramuka.
  2. Belajar sambil melakukan
  3. Sistem kelompok.
  4. Kegiatan yang menantang dan menyenankan.
  5. Kegiatan di Alam terbuka.
  6. Sistem tanda kecakapan.
  7. Sistem satuan terpisah untuk putra dan putri.

*.PRAMUKA MEMPUNYAU FUNGSI SEBAGAI BERIKUT :

  1. Kegiatan menarik bagi anak atau pemuda.
  2. Pengabdian bagi orang dewasa.
  3. Alat bagi masyarakan dan organisasi.

Sejarah pramuka

Sejarah Pramuka Di Dunia Dan Indonesia

SEJARAH PRAMUKA DI DUNIA

Pada awal abad ke-20, sejarah kepramukaan dunia dimulai. Yang kami tahu adalah bahwa Tuan Pandu adalah Bettenberg. Pada tahun 1908, ia menulis buku “The Movement of Scouting” tentang prinsip-prinsip dasar gerakan Pramuka, dan menjadi pelopor gerakan Pramuka. Sejak itu, semakin banyak organisasi pengintai muncul. Kepramukaan dikenal luas tidak hanya di Inggris, tetapi juga di negara-negara lain di seluruh dunia. Pada tahun 1912, dengan bantuan saudara perempuan Baden-Bauer, Agnes, organisasi Pramuka “Girl Scouts” terbentuk. Organisasi Pramuka itu kemudian dijalankan oleh istri Baden-Powell.

Pada tahun 1918, Powell Powell mendirikan “Rover Scout” untuk anak-anak berusia 17 tahun. Pada tahun 1922, Baden Powell menerbitkan buku ‘Rovering to Success’ atau ‘Mengembara Menuju Sukses’. Bercerita tentang seorang pemuda yang terus bermain kano hingga akhirnya mencapai Pantai Bahagia. Pada tanggal 30 Juli hingga 8 Agustus 1920, Jambore Dunia untuk pertama kalinya diselenggarakan. Acara ini pertama kali diadakan di Olympia Concert Hall di London, dengan sekitar 8.000 anggota Pramuka berpartisipasi, dan Baden Powell ditunjuk sebagai kepala Pramuka dunia.

Pada tahun yang sama, dibentuk Board of Scouting International dengan 9 anggota. Kota London ditetapkan sebagai kantor Sekretariat Kepanduan Dunia, tetapi kemudian dipindahkan ke Ottawa, Kanada pada tahun 1958.

SEJARAH PRAMUKA DI INDONESIA

Awal Organisasi Pramuka di Indonesia ditandai dengan munculnya cabang milik Belanda dengan nama Nederlandesche Padvinders Organisatie (NPO) pada 1912 yang kemudian berubah nama menjadiNederlands Indische Padvinders Vereniging(NIVP) pada 1916, di tahun yang sma Mangkunegara VII membentuk Organisasi Kepanduan pertama Indonesia dengan nama Javaansche Padvinder Organisatie(JPO). Lahirnya JPO memicu gerakan nasional lainnya untuk membuat organisasi sejenis pada saat itu diantaranya Hizbul Wahton (HM) pada 1918, JJP (Jong Java Padvinderij) pada 1923, Nationale Padvinders (NP), Nationaal Indonesische Padvinderij (NATIPIJ), Pandoe Pemoeda Sumatra (PPS) dan dan penyatuan organisasi pandu diawali dengan lahirnya INPO (Indonesische Padvinderij Organisatie) pada 1926 sebagai peleburan dua organisasi kepanduan, Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).

Melihat semakin banyaknya organisasi pramuka milik Indonesia, Belanda melarang organisasi kepramukaan di luar milik Belanda mengguakan istilah Padvinder. Oleh karena itu K.H Agus Salim memperkenalkan istilah “Pandu” atau “Kepanduan” untuk organisasi Kepramukaan milik Indonesia. Pada 23 Mei 1928 muncul PAPI (Persaudaraan Antar Pandu Indonesia) yang anggotanya terdiri dari INPO, SIAP, NATIPIJ, PPS. Setelah kemerdekaan lahirlah kepanduan yang bersifat nasional yaitu Pandu Rakyat Indonesia pada 28 Desember 1945. Dalam perjalanan sejarahnya organisasi kepanduan yang jumlahnya ratusan dibagi menjadi beberapa federasi, menyadari adanya kelemahan dari beberapa federasi tersebut maka dibentuklah PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia), namun juga terkendala karena kurangnya kekompakan antara anggota yang tergabung didalamnya.

Pada 1960 pemerintah dan MPRS berupaya untuk membenahi organisasi kepramukaan di Indonesia, sebagai tindak lanjut upaya tersebut pada 9 Maret 1961 Preseiden Soekarno mngumpulkan tokoh-tokoh dari gerakan kepramukaan indonesia, presiden mengatakan bahwa organisasi kepanduan yang ada harus diperbaharui, aktivitas pendidikan haruslah diganti dan seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu dengah nama Pramuka. Dalam kesempatan ini juga Presiden membentuk panitia pembentukan gerakan Pramuka yang tediri dari Sultan Hamengkubuwono XI, Prof. Prijono. Dr. A. Aziz Saleh serta Achmadi. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan Hari Tunas Gerakan Pramuka.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Sri Sultan Hamengkubuwono IX menerima panji Gerakan Pramuka dari Presiden Soekarno pada 14 Agustus 1961 
(Foto: Koleksi Museum Sumpah Pemuda)

Buah hasil kerja panitia tersebut yaitu dikeluarkannya lampiran keputusan Presiden nomor 238 tahun 1961 pada 20 Mei 1961 tentang gerakan Pramuka, maka peristiwa ini disebut sebagai Hari permulaan Tahun kerja. Pada 30 Juli 1961 bertempat di Istora Senayan, seluruh tokoh–tokoh kepanduan indonesia menyatakan menggabungkan diri dengan orgnaisasi gerakan Pramuka, dan hari bersejarah ini disebut sebagai Hari Ikrar Gerakan Pramuka. Pada 14 Agustus 1961 dilakukan MAPINAS (Majelis Pimpinan Nasional) yang diketuai oleh Preiden Soekarno, wakil ketua I Sultan Hamengkubuwono XI dan wakil ketua II Brigjen TNI Dr. A. Azis Saleh. Ditandai dengan penyerahan panji-panji pramuka oleh Presiden Soekarno kepada tokoh-tokoh pramuka dihadiri oleh ribuan anggota pramuka unuk memperkenalkan gerakan Pramuka kepada Masyarakat, maka peristiwa ini dikenal sebagai hari lahir Pramuka yang sampai saat ini masih diperingati. Categories: BeritaLeave a Comment

Back to top

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai